Review, rekomendasi dan kritik film bermutu.

Rabu, 10 Mei 2017

STATE OF PLAY


Directed by : Kevin MacDonald
Produced by : Andrew Hauptman, Tim Bevan Eric Fellner
Written by : Matthew Michael Carnahan, Tony Gilroy, Peter Morgan, Billy Ray dan Paul Abbott (series) Starring : Russell Crowe, Ben Affleck, Rachel McAdams, Viola Davis, Robin Wright Penn, Jason Bateman, Helen Mirren
Durasi : 129 menit
Studio : Working Title Films, StudioCanal, Relativity Media, Andell Entertainment
Distributed by : Universal Pictures

A. Resume:
“Adegan pembuka State of Play mengingatkan kita kala
membaca sebuah novel kriminal. Seorang pria berlari menembus malam, mencoba menghindar dari pemburu yang bakal mencabut nyawanya. Malang benar nasib orang itu
ketika usahanya tetap berbuah kematian. Seorang pengantar pizza yang melihat kejadian itu pun ikut  menjadi korban.
Selanjutnya, di lain waktu dan di lain tempat seorang perempuan bernama Sonia Baker meninggal terlindas kereta api dan diduga banyak orang sebagai aksi bunuh diri. Sonia ini ternyata merupakan staf dari anggota kongres, Stephen Collins (Ben Affleck). Belakangan diketahui, Sonia mempunyai hubungan khusus dengan atasannya tersebut. Tentu saja kejadian ini mengancam posisi Stephen, karena telah mempunyai istri, Anne Collins (Robin Wright Penn). Cal McAffrey (Russel Crowe) seorang wartawan Washington Globe berniat menyelidiki kematian Sonia Baker, seorang asisten kongres yang ternyata terlibat skandal menjalin hubungan percintaan dengan Stephen Collins, anggota kongres yang juga  sahabat baik Cal. Didera perasaan bersalahnya karena pernah berselingkuh dengan istri Stephen, Anne, Cal berniat menyelidiki kasus tersebut. Penyelidikan Cal yang dibantu wartawan online di Globe, Della Frye (Rachel McAdams) menggiring mereka pada teori konspirasi yang melibatkan PointCorp, sebuah private defense contractor.”

Film yang bertemakan politik ini disutradarai oleh Kevin MacDonald. State of Play bercerita tentang penyelidikan beberapa orang jurnalis atas terjadinya pembunuhan seorang wanita bernama Sonia Baker yang ternyata merupakan selingkuhan dari salah satu anggota Kongres.
            State of Play diawali dengan adegan penembakan seorang perampok oleh seorang pria yang memegang sebuah koper. Sang penembak juga menyemburkan timah panas ke arah seorang pengantar pizza, yang tak sengaja menyaksikan kejadian tersebut.  Penembakan itu membuat pengantar pizza koma dan harus dirawat di rumah sakit. Keesokan paginya, di sebuah jalur kereta api ditemukan seorang wanita tewas dan diduga sebagai usaha bunuh diri.
            Wanita tersebut adalah Sonia Baker, seorang pegawai dari anggota Kongres Pennsylvania, Stephen Collins. Pada saat konferensi pers, Stephen meneteskan air mata atas kematian Sonia Baker. Hal itu menimbulkan spekulasi di kalangan pers bahwa Stephen telah menjalin suatu hubungan khusus dengan Sonia.
            Di lain tempat, jurnalis Cal McAffrey yang merupakan mantan teman satu kamar asrama Stephen Collins di masa kuliah, sedang berdiskusi tentang permasalahan itu dengan Della Frye, seorang reporter baru yang mengelola harian online. Pada awalnya, Cal menyelidiki pembunuhan seorang perampok yang diceritakan pada awal film. Namun, seiring perkembangan informasi ia menemukan adanya benang merah antara Sonia Baker dan perampok tersebut. Ini menunjukan sifat kreatif dan out of the box yang dimiliki seorang jurnalis.
            Berdasarkan salah satu sembilan elemen jurnalis yaitu kewajiban utama jurnalisme adalah pada pencarian kebenaran, Cal dan Della akhirnya memutuskan untuk menyelidiki kasus ini.  Investigasi Cal juga sebenarnya  didorong rasa bersalahnya karena dulu sempat berselingkuh dengan istri Stephen, Anne Collins. Apalagi, Stephen datang langsung ke apartemennya dan meminta bantuan Cal. Film yang diproduseri oleh Andrew Hauptman ini sangat menonjolkan sifat-sifat yang mencerminkan diri seorang jurnalis, seperti pandai bernegosiasi, coffered, konteks, kreatif, dan memiliki banyak ‘link’.
            Cal dan Della terus mencari informasi dan melakukan penyelidikan tentang kasus ini karena esensi jurnalisme adalah disiplin verifikasi. State of Play  menggambarkan penelusuran Cal dan Della atas kasus ini yang ternyata justru membuka sebuah kasus besar yang melibatkan berbagai pihak militer Amerika Serikat. Cal dan Della tetap menjaga independensi dari obyek liputannya.

B. Gambaran Proses Investigasi:
1.      Naluri berita. Cal dan Della cepat tanggap terhadap masalah yang sedang terjadi. Mereka mengembangkan masalah pembunuhan hingga menjadi suatu masalah yang pelik. Mereka mampu mengenal berita dengan baik dan mencari petunjuk-petunjuk yang berhubungan dengan berita yang mereka selidiki.
Adegan: Pada awalnya kebanyakan media berspekulasi bahwa kasus kematian Sonia Baker murni bunuh diri, namun Cal McAffrey  mencoba mengurai segala sesuatu yang berkaitan dengan proses kematian Sonia Baker. Cal menggunakan berbagai cara untuk memperoleh data yang akurat dan objektif mengenai kronologi yang sesungguhnya di balik kematian Sonia Baker.
2.      Observasi. Bekal ini dimiliki oleh setiap wartawan temasuk Cal dan Della. Untuk mendapatkan berita yang akurat, mereka melakukan observasi.
Adegan: Mulai dari mencari tahu pelaku pembunuhan melalui CCTV yang ada di stasiun kereta bawah tanah saat meninggalnya Sonia Baker, mencari bukti lewat barang-barang si pengguna narkoba yang meninggal, dan sebagainya.
3.      Keingintahuan. Cal dan Della memiliki keingintahuan yang sangat besar. Keingintahuan itulah yang menghantarkan Cal menarik sebuah kesimpulan dari dua peristiwa yang tidak berhubungan menjadi sebuah berita yang saling berkelindan.
Adegan: Cal yang menguraikan beberapa fakta mengenai hubungan Collins dengan Sonia ketika Collins meminta bantuan kepadanya untuk memperbaiki citranya sebagai anggota kongres, kebetulan Cal adalah sahabat Collins ketika ia masih berada di bangku kuliah. Pada kesempatan ini lah Cal mengorek segala informasi dari Collins. Collins mencoba meyakinkan Cal bahwa Sonia tidak mati bunuh diri, karena pada pagi hari sebelum Sonia meninggal, Collins masih melakukan video call dengan Sonia. 
4.      Mengenal Berita. Sebagai seorang wartawan, Cal dan Della mengenal posisinya dalam berita. Cal menulis tentang berita kriminal, sedangkan Della menulis tentang berita kehidupan pribadi para politikus. Melalui kasus yang menimpa Stephen Collins, mereka berdua bekerja sama untuk menyelidiki kasus yang akan mereka jadikan berita yang ternyata saling berkaitan erat.
Adegan: Untuk membantunya mengurai kasus ini, Cal meminta bantuan kepada seorang penulis artikel bernama Della Frye. Cal dan Della segera memburu data dari sekian banyak informasi yang mereka terima dari orang-orang yang mengenal Sonia Baker. Akhirnya mereka dapat mengetahui bahwa Sonia Baker berkerja pada PointCorp yang merupakan pesaing dari anggota kongres. Sonia ditugaskan untuk mencari informasi dari Stephen Collins yang merupakan “musuh” dari PointCorp. PointCorp dikenal sebagai kelompok yang tidak segan untuk melakukan segala sesuatu untuk kepentingan intern sekalipun itu harus membunuh seseorang. Selain itu, Cal dapat mengetahui bahwa Sonia mengandung anak hasil hubungan gelapnya dengan Collins.
5.      Menangani Berita. Cal dan Della menangani berita dengan baik. Mereka tidak sembarangan menulis berita. Tetapi kebebasan mereka dalam menulis harus sesuai dengan moral.
Adegan: Dari sekian banyak informasi, Cal dapat mengambil kesimpulan bahwa Sonia dibunuh oleh seorang anggota PointCorp. Kesimpulan itu diambil berdasarkan analisis bahwa Sonia tidak lagi dapat diandalkan oleh PointCorp untuk mencari informasi mengenai Stephen Collins. Namun secara tidak diduga kesimpulan itu runtuh karena ternyata dapat dibuktikan bahwa Collins lah yang membunuh Sonia. Dengan mengikuti nuraninya sebagai seorang jurnalis, Cal segera menulis artikel mengenai kronologi sesungguhnya yang terjadi dibalik kematian Sonia Baker, sekalipun ia harus mengorbankan hubungan persahabatannya dengan Collins.
6.      Kepribadian yang Luwes. Cal dan Della menunjukkan dirinya sebagai pribadi yang luwes saat mencari informasi dan berhubungan dengan orang lain. Karena jika sudah memulai hubungan yang baik, maka akan menjadi pribadi yang menyenangkan dimata orang tersebut.
Adegan: Seperti saat Cal ingin mendapatkan informasi melalui barang-barang peninggalan si pengedar narkoba di rumah sakit, Cal melakukan pendekatan dengan mengajak bicara santai salah satu perawat disana. Walaupun dilarang tetapi Cal tidak sampai melanggar aturan.
7.      Pendekatan yang Sesuai. Cal dan Della melakukan pendekatan terhadap setiap narasumber yang mereka dapat. Dan mereka menyesuaikan diri terhadap setiap narasumber.
Adegan: Seperti saat Della mewawancarai setiap orang yang berhubungan dengan Sonia Baker bahkan ia sempat diajak kencan oleh narasumbernya. Hal ini membuktikkan bahwa sebagai wartawan, harus mampu mencari informasi dengan pendekatan yang sesuai.
8.      Kecepatan dan Keakuratan Berita. Dalam mencari berita, Cal dan Della sangatlah gesit. Mereka dikejar oleh deadline. Walaupun demikian, berita yang disajikan tidak boleh asal-asalan. Kecepatan sangat perlu dalam mencari berita, tetapi isi berita haruslah akurat. Seperti halnya sikap yang harus dimiliki seorang wartawan, hal ini juga termasuk bekal dalam mencari berita dan mengejar deadline. Cal dan Della menulis berita dengan berhati-hati. Tidak merasa diri mereka paling benar. Selain itu mereka juga akurat. Cal dan Della mencari informasi dengan teliti, dan tidak tergesa-gesa mengambil kesimpulan.
Adegan: Walaupun Cal dan Della harus ditekan oleh editor-nya untuk mengumpulkan berita, mereka tidak patah arang, melainkan dengan sigap langsung mencari data-data penting yang berhubungan dengan beritanya.
9.      Kecerdikan. Dalam membuktikan kasus pembunuhan pengguna narkoba dan Sonia Baker, Cal dengan cermat membaca suatu benang merah yang menghubungkan langsung dengan pembunuhnya. Cal dan Della juga selalu menggunakan gagasan-gagasan yang orisinil dalam mengumpulkan berita. Walaupun terkesan memaksa, tapi hal itu dilakukan untuk mendapatkan bukti dan kebenaran atas berita yang terjadi.
Adegan: Seperti saat Cal dan Della mencari tahu informasi melalui Dominic Foy tentang hubungan Sonia dengannya. Awalnya, Dominic tidak ingin memberitahu, tapi Cal berhasil menakutinya dengan mengatakan bahwa berita akan dimuat dengan menggunakan namanya secara langsung. Akhirnya, Dominic setuju dan membeberkan tentang penyelewengan yang dilakukan oleh PointCorp.
10.  Daya Ingat yang Tajam, Buku Catatan, Berkas Catatan, Surat Kabar/ Internet/ TV/ Radio. Bekal ini sangatlah berguna sebagai wartawan. Cal dan Della selalu membawa buku catatan saat mendapat berita yang penting. Selain itu, mereka juga mengandalkan berkas catatan.
Adegan: Ini terlihat saat mereka hendak mencari berita tentang Sonia Baker, mereka menggunakan berkas-berkas catatan kehidupan Sonia untuk mencari informasi penting. Lalu mereka juga menggunakan internet dan surat kabar untuk terus memantau perkembangan berita pembunuhan dan Stephen Collins. Bahkan melalui foto yang dipasang di sebuah berita di surat kabar, Cal dapat menemukan pelaku pembunuhannya. Ini berarti bahwa hal-hal diatas sangatlah berharga.
11.  Jujur. Disini kemerdekaan seorang jurnalis diuji, ketika ia dihadapkan pada sebuah kenyataan antara relasi personalnya dengan kewajibannya kepada masyarakat luas. Cal telah menunjukkan bahwa nuraninya berbicara pada sebuah kebenaran yang harus dipublikasikan kepada khalayak umum ketimbang ia harus menjadi seorang yang munafik.
Adegan: Cal dan Della seringkali dihadapkan pada fakta yang mencengangkan. Apalagi fakta tersebut berhubungan dengan sahabatnya, Stephen Collins. Kadang Cal merasa harus menutupinya, tetapi sebagai seorang wartawan, ia harus transparan, memberitakan yang sebenarnya. Cal menjalankannya dengan baik, bahkan ketika mereka menemukan penyebab kematian Sonia yang ada sangkut-pautnya dengan Stephen, Cal tidak menutupinya melainkan mengatakan kebenarannya kepada publik.
Film State Of Play menggambarkan bagaimana menjadi wartawan yang tangguh. Bahkan harus berjuang antara hidup dan mati. Cal hampir saja tertembak saat hendak menemukan pelaku pembunuhan. Tapi hal itu tidak membuat Cal putus asa dan ia terus berusaha untuk mencari sebuah berita yang berdasarkan fakta dan bukan “gosip” belaka. Nalurinya sebagai wartawan sangatlah tajam. Inilah jalan hidup wartawan yang memiliki tanggung jawab yang besar dan merupakan tujuan mulia untuk menyampaikan berita.


”Sebagai seorang wartawan yang bagus, kau tak boleh memiliki sahabat; kamu hanya boleh memiliki narasumber,” kata Lynne, Pemred Washington Globe. [Sekian.]
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

BTemplates.com

Pengikut